Menjaga Computer Dari Virus

Standard

Lindungi komputer dari ancama virus. Ketika sedang sibuk aktifitas di depan komputer, kondisinya terasa lambat dan muncul sesuatu hal yang mencurigakan dari sikap sistem operasi. Tanpa disadari, itu perlu di tanggapi penyebab gejala-gejala yang ditimbulkan. Memahami sifat keanehan itu, apakah berasal dari komponen hardware dan memang komputer terkena serangan virus? yang akan membuat saudara berkompromi dengannya, tentu tidak! Saatnya beraksi membasmi virus dengan antivirus andalan saudara.

Pepatah mengatakan “Sedia payung sebelum hujan”, artinya bersiap-siap dan menanggapi risiko yang akan terjadi. Perlu kasih sayang dalam memperhatikan keutuhan data sistem operasi. Tentu saudara tidak mau bukan? kehilangan file yang dianggap sangat penting sekali.

Mengamankan Komputer dari Serangan Virus Malware Trojan Spyware - Menjaga Komputer dari Serangan Malware, Spyware, Adware, Trojan (1), Jaga PC dari Serangan Virus (2), Lindungi Laptop dari Penyebaran Virus (1), Bunuh Virus (3)
Virus

Banyak jenis varian virus menjamur seperti hujan. Di mana-mana masuk menyusup keamanan kemputer saudara. Kejutan virus tersebut telah action membunuh data kesayangan, sungguh sangat menakutkan! Kini tidak perlu cemas, lebih baik mencegah dari pada mengobati (virus). Malware Kuda Troya Generic atau virus Sality mengunyah data “aplikasianda.exe”. Tanpa tawar-menawar program saya langsung ludes di komputer. Tampilan windows screen menjadi classic dan terasa berat. Sungguh merepotkan! Jangan sampai hanya meratapi kejadian ini, saatnya bertindak untuk kebaikan sekarang dan selanjutnya. instal ulang atau Format Sistem Operasi merupakan jalan terakhir tentang masalah seperti ini.

Penularan yang aktif melalui  flashdisk, CD dan internet. Banyak macam antivirus yang menawarkan kelebihan yang menggiurkan. Di sisi lain ancaman belum berarti selesai di sini. Virus selalu setia setiap saat dan terus berkembang. Apalagi antivirus saudara belum sempat di update.

Berikut cara meminimalisasi dan menjaga komputer dari serangan virus  :

1.   Membuka Show Extension File, Hidden File, dan Hide Protected OS Files

Fungsinya adalah untuk menunjukkan file extension. Apakah itu file yang tersembunyi secara disengaja atau file yang dilindungi oleh windows. Berikut langkah yang harus dilakukan :

  • Klik My Computer,
  • Bagian atas Toolbar, pilih Tools -> Folder Options,
  • Dari submenu Folder Option, pilihlah View,
  • Dari kotak View, scroll ke bawah dan pastikan pilih :

o    Hidden Files dan Folders >> Pilihlah Show Hidden Files
dan Folders,
o    Hilangkan tanda check list untuk : Hide Extentions for
known file types,
o    (Optional) Hilangkan tanda check list untuk : Hide
protected operating systems file (Recommended).

  • Terakhir kliklah Apply dan/ atau OK.

Di sini saudara akan memonitor atau memperhatikan bentuk-bentuk file yang mencurigakan yang sebelumnya belum mengenalinya. Saudara harus mengerti mana file windows yang normal. Hati-hati jangan main hapus saja. Jangan khawatir, pada umumnya file ini berektensi .exe dan menyamar sebagai file asli. Berupa gambar, Folder dan lain sebagainya. Contoh file duplikasi  Microsoft word :

Hapus Virus Secara Manual, Cara sendiri
Duplikat Virus

Jika sudah demikian, tanpa basa-basi langsung hapus saja dan jangan pernah di klik, sebab sama saja mengundang dia untuk melakukan penyebaran yang lebih membuat saudara kesal. Nah! Sekarang, setelah menghapus file demikian, silahkan mencari secara lebih detail, ibarat seorang detektif yang mencari perampok. Sehingga saudara dijuluki detektif antivirus manual

2.    Mematikan Auto Play

Auto Play adalah sejenis pop up yang muncul ketika memasukkan flashdisk atau media lainnya yang akan menghimbau autorun. Fungsinya melaporkan data-data yang dimiliki oleh media tersebut. Ini merupakan sumber penyebaran virus. Dan wajib mematikan auto play.
1.    Klik Start Windows,
2.    Klik Run,
3.    Ketiklah gpedit.msc pada Run, dan tekan enter atau OK,
4.    Maka akan muncul tampilan Group Policy,
5.    Klik Adminstrative Template (Computer Configuration),
6.    Pilihlah System,
7.    Lalu, klik Turn off Autoplay,
8.    Pilihlan Enabled dan All Drives pada Turn off Autoplay on,
9.    Klik OK,
10.  Ulangi kembali langkah ke-5, namun pilihan kita
sekarang adalah Administrative
Template untuk User Configuration,
11.  Pilihlah submenu Systems,
12.  Lalu, kliklah Turn off Autoplay,
13.  Pilihlan Enabled dan All Drives pada Turn off Autoplay on,
14.  Klik OK.

3.    Memasang Deep Freeze

Aplikasi ini sudah akrab ditelinga kita, bahkan hampir disemua warnet telah memiliki aplikasi ini. Biasanya warnet merupakan gudangnya virus. Namun, dengan adanya Deep Freeze semua kembali normal seperti biasa.

Selamat Mencoba dan Semoga Berhasil

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s